Jasa Sablon DTF, Cetak DTF, Print DTF, WA 0899-9233-290: mesin dtf
Diberdayakan oleh Blogger.
Tutorial Cara Sablon Kaos Digital Dengan Mesin DTF Riecat Alfa Yang Sangat Mudah dan Simpel

Tutorial Cara Sablon Kaos Digital Dengan Mesin DTF Riecat Alfa Yang Sangat Mudah dan Simpel

Demo Tutorial Cara Sablon Kaos Digital Dengan Mesin DTF Riecat Alfa Yang Sangat Mudah dan Simpel


Mau buat sablon kaos custom dengan waktu yang relatif singkat dan gampang? selain itu juga bisa menghasilkan gradasi warna full color dengan ongkos produksi yang murah? Teknik dengan sablon DTF ini bisa mencetak dan print kaos satuan dengan proses yang cepat dan tanpa menghabiskan waktu yang lama namun dengan hasil yang memuaskan. Pengen tau proses pembuatan nya seperti apa? yuk cek video nya di bawah ini sampai selesai yah.


di-print buat usaha jadi mudah pemasangannya tinggal kita akan ke depan inisementara untuk buat soalnya catur kita buka dulu baru Tinggal kita masukkan saja setelah kita masukkan tinggal kita aja ngantuk tempatnya lurusnya kita cek di bagian sebelah sini sebelah sini jadi kita cek kalau misal mau tanya dia miring Ya emang kelihatan miring tapi yang terpenting kita luruskan di bagian media Indri itu kita bisa maju mundur pakai tombol format sama bapaknya ini Kita sesuaikan kalau sudahtinggal katakan stator isinya Terus lu tanggapannya ini bisa tinggal di nyalakan atau parfumnya untuk setting antriannya atau dicoret-coret nya kan untuk Soalnya ini dipotong crop maksimal biar sampai titik nol yaitu posisi di printernya kita pilih Styles foto empatnya disesuaikan oleh 1800c kapan tesnya tetap kita pakai of research showed radiasi kalor kita pakai 14720 dan untuk Iding fitna, untuk penyakit apa kepakai Photograph dan untuk sebaiknya pakai Pi Direction dan untuk kalor.doc sesama wedges kita pakai medium large dua-duanya dan untuk yang di Manukan Lor Nonton di mana Kalau kita untuk putihnya pakai 40 dan untuk awalnya kita pakai 55 dan untuk bagian isi profilnya kita pakai yang relative color Matrix terus oke baiknya kita pakai gradien web tinggal kita proses Saya itu kita bantu kasih tahu tepungnya dengan diratakan saja kalau kita tebak-tebakan. chord gitar lagu Tinggal kita bantu kasih organ-organ buat cara pindah ke folder lainnya terus kirim ke kampusnya langsung kita pasang sesuai dengan posisi kaosnya Terus tinggal kita kasih Telepon staples dengan suhu 160 dan Timer 10 detik Tunggu sama posisi dingin baru kita lepas untuk bagian filmnya dilepas di sini boleh diambil dari prosesnya juga boleh jadi untuk pengelupasan bisa di sini boleh kalau misal posisi presnya Sleding atau di bawah juga boleh intinya nunggu dingin dulu baru kita lepas lah itu kalau udah dingin tinggal kita bantu lepas. Apa itu kita press dengan suhu 160 dan Timer 10 detik? Ini hasilnya d'prince buat usaha jadi mudah
Sablon DTF dan DTG Definisi dan Perbedaannya yang Perlu Anda Ketahui

Sablon DTF dan DTG Definisi dan Perbedaannya yang Perlu Anda Ketahui


Seiring dengan perkembangan teknologi dalam dunia sablon, teknik sablon manual yang sudah dikenal selama ratusan tahun akhirnya terkikis dan tergantikan oleh teknik sablon digital. Dan bicara soal sablon digital, saat ini Anda bisa temukan apa yang disebut sebagai sablon DTG dan DTF.

Selain perbedaan huruf – yang satu pakai G dan satunya lagi pakai F – sebenarnya apa ya perbedaan sablon DTG dan DTF? Untuk lebih mengenal dan memahami kedua jenis sablon digital ini, yuk simak dulu penjelasan berikut ini. Selamat membaca!

Mengenal Sablon DTF (Direct to Film)

Selain sablon DTG, ada juga sablon DTF alias digital to film. Di Indonesia, kadang sablon jenis DTF disebut sebagai sablon digital transfer paper juga. Soalnya, sablon dengan metode DTF dilakukan dengan menggunakan kertas transfer khusus (sering kali disebut pula sebagai kertas film) yang sudah diberi bubuk berwarna hitam atau putih. Baru kemudian desain yang akan disablon pada kaos “ditempelkan” ke lembaran kertas transfer tersebut. Baru sesudah itu kertas transfer dengan desain diaplikasikan pada kaos.

mengenal sablon dtf print

Bubuk yang digunakan dalam proses sablon khusus DTF ini disebut juga sebagai adhesive atau lem. Saat ditransfer ke permukaan kaos, proses sablon dilanjutkan dengan bantuan mesin heat press. Tujuannya adalah untuk melelehkan bubuk tadi ke dalam tinta sablon yang terdapat pada desain di lembaran kertas transfer. Dan kemudian desain pun bisa menempel pada kaos.

Perbedaan metode dan proses penyablonan inilah yang jadi perbedaan DTG dan DTF paling utama. Di samping itu, sablon dengan metode DTF juga masih terbilang baru, apalagi jika dibandingkan sablon DTG yang sudah dikenal lebih dulu selama puluhan tahun.

Karena prosesnya, sablon dengan proses DTF juga cocok untuk diaplikasikan saat memproduksi sablon kaos full print maupun sablon kaos satuan sekalipun. Apalagi jika dibandingkan dengan teknik sablon manual. Soalnya, bisa dibilang satu kertas transfer bisa digunakan untuk satu kaos. Dengan begitu, meskipun jumlah pesanan sablon kaos custom-nya terbilang kecil – satuan atau kurang dari 10 sekalipun – proses sablon tetap bisa berjalan tanpa khawatir soal biaya yang membengkak karena faktor alat.

Tak hanya itu saja, sablon jenis DTF juga bisa Anda aplikasikan pada beragam jenis kain. Contohnya polyester, katun, nilon, kulit, wol, hingga sutra sekalipun. Inilah salah satu alasan utama mengapa sablon jenis  DTF begitu menarik perhatian banyak orang. Hanya saja, beda jenis kainnya, beda pula perlakuan atau treatment sebelum dan sesudah proses sablon, yang mengikuti karakteristik dari masing-masing kain itu sendiri.

Mengenal Sablon DTG (Direct to Garment)

Sablon DTG atau direct to garment merupakan salah satu alternatif untuk sablon kaos digital printing yang bisa Anda pertimbangkan. Dengan teknik ini, proses produksi dilakukan dengan menggunakan bantuan mesin inkjet printer yang telah dimodifikasi. Tujuannya adalah agar bisa menyablon dan mentransfer desain maupun gambar langsung ke atas permukaan kain – karena itu namanya adalah direct to garment, atau ‘langsung ke kain’.

mengenal sablon DTG printing

Karena proses produksinya, sablon DTG sangat cocok diterapkan dalam proses produksi sablon custom. tak hanya itu saja, lama waktu yang dibutuhkan untuk proses sablon juga cepat. Makanya, tak heran jika banyak digital printing kaos terdekat yang menggunakan teknik ini. Soalnya, konsumen jadi tidak perlu menunggu terlalu lama sampai pesanan kaos custom mereka jadi. Dan karena inilah sablon DTG juga biasa digunakan untuk pesanan sablon kaos custom satuan sekalipun.

Karena proses sablon DTG diaplikasikan langsung pada kain, kualitas sablon yang dihasilkan pun terasa menyatu dengan kain. Dengan begitu, permukaan kain tetap terasa halus saat disentuh, bahkan pada bagian yang disablon sekalipun.  

Kelebihan dan Kekurangan Sablon DTF dan DTG

Nah, sekarang Anda sudah mengenal sablon DTG dan DTF sekaligus perbedaan DTF dan DTG. Di antara keduanya, mana yang sebaiknya Anda pilih dan mana yang lebih baik, ya? Untuk membantu Anda menjawab pertanyaan tersebut, Anda bisa pahami dulu kelebihan dan kekurangan sablon DTG dan sablon DTF berikut ini.

1. Sablon DTF

Berikut ini ulasan mengenai kelebihan dan kekurangan sablon dengan metode  DTF. Untuk kelebihannya meliputi:
  • Penggunaan tinta/pewarna yang lebih hemat dibandingkan sablon DTG, sehingga bisa meminimalisir pengeluaran biaya tinta saat produksi.
  • Dapat diaplikasikan untuk menyablon bagian-bagian kaos yang sulit disablon sekalipun, misalnya sablon nama di kaos lengan panjang.
  • Pilihan jenis kain yang bisa disablon dengan teknik ini jauh lebih banyak dan beragam.
  • Penggunaan kertas transfer saat penyablonan berarti sablon cara  DTF tidak mengharuskan pre-treatment sebelumnya. Hal ini berkebalikan dengan sablon DTG, yang mengharuskan proses pre-treatment agar hasil sablon benar-benar berkualitas dan memuaskan.

Sedangkan kekurangan sablon DTF adalah sebagai berikut:
  • Meskipun secara garis besar proses sablonnya tidak makan banyak waktu, lama waktu pengerjaan sablon DTF tetap lebih lama daripada sablon DTG. Salah satu alasannya adalah karena proses ini membutuhkan kertas transfer dan lem perekat dalam proses sablonnya.
  • Hasil sablonnya terkadang kurang cocok untuk orang-orang yang ingin agar hasilnya terasa lembut saat dipegang. Sebab, hasil sablon DTF bisa jadi terasa tipis atau tebal, kadang terasa lembut tapi jading terasa licin dan kaku seperti plastik.

2. Sablon DTG

Kelebihan sablon DTG adalah sebagai berikut:
  • Merupakan teknik sablon yang sangat fleksibel. Tak hanya itu saja, proses sablonnya juga jauh lebih simpel dan ringkas, bahkan saat dibandingkan dengan sablon tipe DTF sekalipun. Soalnya, Anda bisa langsung menyablon di atas permukaan kain tanpa harus menggunakan perantara seperti kertas transfer sama sekali.
  • Sablon DTG adalah teknik sablon yang sudah lama terbukti mampu memberikan hasil yang berkualitas dan memuaskan. Makanya sablon DTG masih bisa bertahan dan jadi pilihan favorit untuk sablon custom sampai sekarang, termasuk untuk sablon baju ulang tahun.
  • Ketika diaplikasikan dengan cara yang tepat, sablon DTG bisa memberikan hasil sablon yang terasa halus ketika disentuh.
  • Efisien serta hemat waktu dan biaya. Oleh karena ini, sablon DTG disukai untuk pesanan satuan sekalipun.
Sedangkan kekurangan sablon DTG adalah sebagai berikut:
  • Secara umum, biaya tinta atau pewarna yang digunakan untuk sablon DTG termasuk mahal.
  • Meskipun sablon DTG sendiri menjamin hasil yang berkualitas, prosesnya harus dilakukan dengan tepat. Kalau tidak, hasil sablonnya akan berada di bawah standar kualitas yang baik.
  • Apabila kaos tidak dirawat dan dicuci dengan cara yang tepat, hasil sablon bisa cepat rusak.
  • Pilihan kain yang bisa disablon terbatas. Malah sablon DTG biasanya hanya digunakan untuk kaos katun.
Meskipun saat ini sablon DTG masih jadi pilihan utama, kehadiran dan lokasi sablon DTF terdekat secara perlahan mulai menjamur. Memang benar bahwa sablon DTF masih belum benar-benar bisa menggusur posisi sablon DTG, tapi sebagai calon pelanggan Anda sekarang punya alternatif yang bisa Anda pertimbangkan sesuai kebutuhan maupun budget. 

Itu dia ulasan mengenai sablon DTG dan DTF. Semoga penjelasan di atas Anda jadi lebih kenal dan paham tentang kedua jenis sablon digital ini, ya!